Happy Yummy Journey Book

In Southeast Asia, men and women divide household chores and child care equally. Do no hesitate anywhere that accepts a foreign culture.

Happy Yummy Journey

The title of this book is ‘Happy Yummy Journey (Happy Yummy Journey),’ a book about the food, culture and religious diversity of Southeast Asia including Durian, King of Fruits, some countries like Singapore, Malaysia, Thailand, the Philippines, and Indonesia. In Indonesia, “the interest and potential of Southeast Asia, which I did not know well, was solved in an interesting way.”

“In Indonesia we can easily see women working at construction sites and electronics stores. There is a saying in the proverbial language of the Minangkabau, a mother – in – law society, ‘Heaven is at the bottom of her mother’. It means that if you are comfortable and happy your mother can be a good place to be like heaven. ”

Muslim males in Malaysia say that when they come home, they come out and eat and go home immediately after work. The Philippines prohibits divorce, contraception, and abortion, but there is little prejudice against unwed mothers.

Local food such as Thai salmon, Indonesian meats, and local food are also eye-catching.

“Southeast Asia is rich in resources and open, so it is a good place to cooperate economically. I think happiness index and fertility rate are high, so I can give clue to solving various problems in Korean society. ”

She is currently writing a book about  Bandung, which is equipped with the best climate conditions and cultural and social infrastructure, is dreaming of “Silicon Valley of Asia”.

Eje Kim with Indonesian Kids

“I want to spread the real picture and value of Southeast Asia. When I get tired and tired, I get so happy when I get to know Southeast Asia!” –  Eje Kim.

Durian dimata mereka..

Pohon Durian merupakan tumbuhan tropis yang berasal dari wilayah Asia Tenggara. Wajar saja bagi sebagian orang-orang yang tinggal di benua lain seperti Eropa, Amerika, Australia, Afrika dan beberapa bagian di benua Asia belum pernah bertemu bahkan mencicipi Si Raja Buah ini. Bagi mereka buah durian sangat aneh rupanya, ada yang mengira bukan buah, bahkan ada yang menyebutkan seperti fosil.

Video di bawah ini merekam ekspresi beberapa orang yang berbeda saat pertama kali melihat, memegang , mencium aroma dan mencicipi durian. Sangat Menarik !

Ada yang menyebutkan aroma durian seperti aroma mangga, nanas, kacang, bahkan salad yang sudah lama disimpan di kulkas, sampah dan bau kaki. Saat mencicipi, banyak yang menyebutkan durian rasanya seperti buah mangga, nanas, dan bawang. Namun, ketika masuk di mulut ada yang langsung memuntahkannya karena teksturnya yang aneh.

Durian adalah buah yang kontroversial, meskipun sebagian dibuat mual dengan aromanya. Namun, ada banyak orang yang menyukainya. Bagaimana denganmu?

https://www.youtube.com/watch?v=RgzsUWPrf_s&feature=youtu.be

Kerajaan Durian

Jika kita melihat alam semesta, sungguh beragam bentuk, jenis, rupa, dan corak warna yang hadir di sekitar kita. Tidak ada ciptaan yang sia-sia bagi Sang Maha. Ada miliaran ragam ciptaan-Nya di dunia ini, dan masing-masing memiliki perannya tersendiri. Dengan kemampuan manusia yang terbatas, seringkali muncul pemahaman keliru terhadap ciptaan-Nya yang begitu beragam. Akan tetapi, banyak juga yang menjadikan ciptaan-Nya itu sebagai sumber kebahagiaan yang begitu bermakna.

Sebut saja “Durian”, si raja buah. Sebagian orang tidak suka dengan aroma buahnya yang menyengat. Namun sebagiannya lagi, menjadikan durian sebagai obat. Percaya atau tidak, sebagian besar telah menjadikan “Raja Buah” ini sebagai sumber kebahagiaan. Bagi petani ada kebahagiaan dibalik buah durian yang baru dipanen dengan harganya yang menggoda. Bagi keluarga pecinta durian ada keceriaan yang hangat setelah membelah durian dan menikmatinya bersama-sama di ruang keluarga. Sementara itu, para artisan makanan merasa tertantang kreativitasnya untuk menciptakan variasi makanan dengan bahan dasar durian.

Ada seorang ahli geografi sekaligus pecinta durian yang berasal dari Korea, ia bernama Profesor Eje Kim. Sudah mengunjungi 100 negara di dunia, hingga berlabuh di Asia Tenggara untuk studi Pascasarjana. Seperti mendapat harta karun yang tersembunyi, Eje menemukan durian di beberapa negara yang ia kunjungi diantaranya Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina dan Indonesia. Setiap tempat yang ada duriannya selalu ada orang-orang yang bahagia di sekitarnya. Lain halnya di Korea, buah durian tersedia dalam bentuk yang sudah dikupas dan dikemas dalam wadah plastik menjadi kurang fresh menikmatinya. Menurutnya, durian yang paling lezat adalah durian yang berasal dari tanah Indonesia, yaitu durian Sumatra.

Saking cintanya terhadap durian yang sangat memberikan kebahagiaan untuknya,ia mempunyai yang sederhana, yaitu membangun sebuah kerajaan durian dan menjadi Ratu Durian untuk melindungi durian Indonesia yang dicintainya.